Olahraga yang Tepat untuk 6 Penyakit Mematikan Ini!

Berolahraga merupakan salah satu kunci kesehatan selain mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat, serta istirahat yang cukup. Olahraga bahkan bukan hanya melatih fisik, tetapi dapat dijadikan penyalur hobi dan menurunkan stres. Namun bagi orang-orang yang divonis menderita penyakit-penyakit tertentu, rasanya mustahil untuk dapat berolahraga, karena kondisi yang tidak mendukung. Jika anda atau orang-orang dekat anda merupakan salah satu di antaranya, tidak perlu khawatir, berikut daftar beberapa penyakit dan olahraga apa yang tetap dapat dilakukan, bahkan mendukung pemulihan penyakit.

1. Penyakit Jantung

Bagi penderita jantung koroner, melakukan aktivitas-aktivitas berat yang juga memperberat kerja jantung harus dihindari. Tetapi hal ini tidak menutup kesempatan anda untuk dapat berolahraga, bahkan ada beberapa manfaat yang anda dapatkan dengan melakukan aktivitas ini. Angka kematian dan serangan jantung lanjutan dapat diturunkan dengan olahraga yang tepat, juga merangsang pembentukan pintasan-pintasan pembuluh darah ekstra dari cabang-cabang yang masih sehat lewat proses angiogenesis, menghentikan kerusakan jantung karena mengurangi proses peradangan yang menyebabkan kerusakan lapisan pelindung pembuluh koroner, serta dapat menghambat penumpukan plak aterosklerosis.

Sumber: asrunningshoes.com
Sumber: asrunningshoes.com

Olahraga-olahraga tersebut antara lain berjalan, berlari-lari kecil, bersepeda ringan, dan olahraga lain yang melibatkan kardiovaskuler. Bahkan saat ini Yayasan Jantung Indonesia telah mengeluarkan video-video berupa olahraga aerobik bertahap yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing penderita. Yang paling penting di sini adalah frekuensi latihan, intensitas berdasarkan denyut nadi maksimal pasien (HR max), level latihan, model atau tipe latihan seperti berjalan, jogging, bersepeda, mengayuh, naik tangga, atau aktivitas ketahanan, dan yang terakhir adalah durasinya.

2. Penyakit Ginjal

Penyakit gagal ginjal disebabkan oleh menurunnya fungsi ginjal, bahkan ginjal tidak berfungsi sama sekali. Gejala awal dari penyakit ini adalah perubahan warna serta volume urin penderita yang berkurang ketika dikeluarkan dari tubuh. Bahkan urin dapat berwarna kemerahan karena tercampur dengan darah. Tubuh penderita juga biasanya akan membengkak karena urin yang seharusnya dikeluarkan telah terakumulasi di dalam tubuh.

Sumber: www.collegetimes.com
Sumber: www.collegetimes.com

Olahraga-olahraga yang dapat anda atau orang-orang dekat dapat lakukan adalah olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda dan aerobik. Durasi dan intensitas dari olahraga-olahraga ini dapat disesuaikan dengan kondisi penderita atau jenis olahraganya, sebaiknya dilakukan secara teratur. Misalnya saja, untuk jalan kaki dan jogging, dilakukan dua hari sekali dengan durasi yang tidak terlalu lama, cukup 30 menit. Atau bersepeda seminggu sekali dengan durasi 1 jam, tetapi dengan rute jalan yang datar, sehingga energi yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

Olahraga-olahraga ini bertujuan untuk menguatkan otot-otot tubuh, serta melatih dan mengoptimalkan fungsinya. Bukan hanya itu saja, dengan berolahraga, metabolisme dan peredaran darah dalam tubuh kita akan lancar, serta menormalkan tekanan darah. Tekanan darah yang normal dan peredaran darah yang lancar akan menyebabkan distribusi nutrisi dalam tubuh juga ikut lancar, dan tentu saja meningkatkan kebugaran fisik.

3. Penyakit Hepatitis

Hati merupakan salah satu organ vital manusia karena berfungsi menetralkan racun-racun yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu penyakit hati adalah Hepatitis C. Gejala dari penyakit ini adalah anda, atau orang dekat anda akan mudah merasa lelah.

Beberapa olahraga yang sesuai untuk penderita penyakit ini adalah berjalan, bersepeda, berenang, aerobik ringan dengan bantuan video, serta yoga atau Tai Chi. Yang penting untuk diperhatikan ketika melakukan olahraga-olahraga ini adalah anda harus melakukan pemanasan 5 sampai 10 menit terlebih dahulu dengan beberapa aktivitas seperti berjalan, lari di tempat, serta memutar lengan. Anda juga perlu meminum paling tidak satu gelas air setiap berolahraga 15 menit. Di bagian akhir, anda sebaiknya melakukan pendinginan paling tidak 3 menit agar denyut jantung anda kembali normal.

Sumber: www.idbaca.comSumber: www.idbaca.com

Manfaat-manfaat dari olahraga ini untuk anda antara lain dapat meningkatkan tingkat energi anda, mengontrol berat badan yang sangat penting untuk pengidap Hepatitis C, mengurangi kelelahan, memudahkan tidur, membuat anda tidak mudah sakit, meningkatkan kekuatan otot, menghilangkan stres, serta mengurangi depresi dan rasa cemas. Sangat banyak bukan manfaat dari berolahraga bagi anda?

4. Penyakit Paru-Paru

Kita dapat bernafas dengan bantuan paru-paru sebagai organ utamanya, selain juga dengan bantuan hidung dan kerongkongan. Kerusakan pada paru-paru baik karena merokok, dan faktor-faktor lain dapat membuat penderitanya kesulitan dalam bernafas. Meskipun begitu, anda atau orang dekat yang memiliki penyakit ini tetap dapat berolahraga.

Beberapa olahraga yang cocok antara lain latihan-latihan yang menggunakan otot secara ritmis, seperti bersepeda, lari, dan jalan. Intensitas dalam melakukan olahraga ini jangan terlalu lama, masing-masing olahraga dilakukan hanya sekitar 15 sampai 30 menit. Jenis olahraga dapat disesuaikan dan berbeda-beda setiap harinya agar tidak hanya berguna bagi salah satu otot.

Sumber: blog.tokopedia.com
Sumber: blog.tokopedia.com

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika berolahraga adalah lokasi tempat anda berolahraga. Lokasi yang memiliki udara yang masih bagus seperti taman, pegunugan dan hutan akan mendukung kesehatan paru-paru anda. Anda harus memperhatikan agar selama berolahraga, anda tidak sampai kehabisan nafas. Dengan melakukan olahraga secara teratur dan tepat, kondisi kesehatan paru-paru dapat meningkat.

5. Penyakit Wasir

Penyakit wasir atau yang lebih dikenal dengan sebutan ambeien terjadi karena vena (pembuluh darah) di anus mengalami inflamasi atau peradangan yang diakibatkan karena tekanan, baik karena terlalu lama duduk di toilet maupun karena sedang hamil. Gejala umum yang mungkin timbul adalah rasa panas, gatal dan sakit pada anus. Namun penyakit ini dapat dicegah ataupun diobati, salah satunya dengan berolahraga.

Beberapa olahraga yang dapat anda lakukan untuk mencegah wasir adalah senam kegel, berjalan kaki, dan aerobik. Senam kegel dilakukan untuk menguatkan otot-otot pelvis atau panggul serta menghilangkan tekanan dari bagian bawah tubuh, senam ini bukan hanya mencegah, tetapi juga dapat mengobati wasir. Selain itu, dengan berjalan kaki, anda akan lancar buang air karena dapat memperbaiki sistem pencernaan dan mencegah konstipasi yang menyebabkan anda mengejan ‘keras’ saat buang air, selain itu berjalan akan meningkatkan massa otot di area panggul. Aerobik akan membantu menjaga pergerakan usus anda tetap normal dan meningkatkan denyut jantung dan metabolisme sehingga menjaga fungsi tubuh tetap normal dan mencegah pembesaran vena di anus.

Sumber: www.aerobikedzokepzes.hu
Sumber: www.aerobikedzokepzes.hu

5. Penyakit Asam Lambung

Penyakit asam lambung merupakan salah satu penyebab penyakit maag yang membuat perut terasa sakit. Penyakit ini disebabkan oleh makanan yang mengandung serat tinggi dan minuman yang mengandung alkohol dan kafein. Selain dengan meminum obat, ternyata ada olahraga-olahraga yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit ini.

Olahraga-olahraga tersebut antara lain berjalan kaki, peregangan dan yoga. Berjalanan kaki merupakan olahraga yang sangat mudah dan murah, sehingga selagi anda masih bisa bangun, cobalah untuk berjalan karena terus-terusan tidur tidak baik untuk kesehatan anda. Hal lain yang dapat dilakukan adalah peregangan dengan menggerakan tangan, lengan, leher dan kepala agar sendi dan otot tubuh tidak kaku dan bagian perut akan menjadi lebih rileks. Olahraga berikutnya adalah yoga yang dapat mengatur pernapasan dan fokus anda sehingga meringankan rasa sakit karena asam lambung yang naik.

 Sumber: mandalayogaspa.com
Sumber: mandalayogaspa.com

Ternyata olahraga tidak hanya penting untuk menjaga stamina dan membentuk otot kita. Banyak penyakit yang dapat dicegah bahkan diobati dengan berolahraga yang teratur. Jika anda bukan penderita penyakit-penyakit di atas, bukan berarti olahraga tidak perlu bagi anda. Berolahragalah untuk tetap menjaga kesehatan tubuhmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *